Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

SEPULUH MENIT PERTAMA

Gambar
Tiba-tiba kedua sisi bahuku dipegang dan terasa ditekan padahal aku sedang konsentrasi nyetir sepeda motor, cuaca lagi hujan deras. aku tetap berhati-hati mengendalikan motor ini seraya bertanya dalam hati kenapa rasanya bahuku berat sekali ditekannya. Kalian tahu? Dia berdiri di atas pedal motor sambil memegang bahuku. “lagi apa sih? Nanti kalau aku hilang konsen terus kita jatuh gimana?” tegasku dengan sedikit kesal. “Nyetir aja yang bener, kalau jatuh yauda berarti udah naas kita mati berdua, hehe” dia sekarang memejamkan mata dengan santai. Manusia yang sedang aku bonceng ini diberi nama Mia oleh ibunya. Postur tubuh tidak terlalu tinggi, paras lumayan dengan seluruh alat indera lengkap, dan dengan usia serupa denganku. Sialkulah dipaksa olehnya mengantar pulang saat hujan begini, aku tak bisa apa-apa kalau sudah dia yang berbicara. Tapi entah alasan apa yang membuat dia berdiri dia atas motorku seperti itu, terlihat sangat cantik memang tapi kalau kami berdu...

CATATAN MANUSIA TAK BISA DIAM

Gambar
Beberapa manusia tak bisa sepanjang hari berdiri di tempat yang sama, mereka tak betah. Tidak bisa “kalem” sehingga selalu ingin bergerak sana-sini. Mereka orang –orang yang cepat bosan. kalian tahu? orang-orang ini memutuskan kepergiannya dengan beragam cerita. Ada yang langsung pergi saja tanpa bilang, yang berpamitan tetapi tak bisa menjelaskan, dan yang mencari sejuta alasan tak rasional untuk mendukung keinginannya. Ketika membaca ini kalian berhak tau satu hal. ketika seseorang memutuskan untuk pergi, punya sejuta alasan untuk tetap tinggal pun dia akan tetap pergi. Tetapi, ketika  sesorang memutuskan untuk bertahan, walaupun hanya dengan satu alasan dia akan tetap tinggal. Tak perlulah perbanyak teori untuk manusia bosan yang tampak bersalah ini. Karena “korban”lah harusnya yang banyak kita perbincangkan. Subjek yang harus menanggun beban peraasaan, yang terus teringat kenangan, dan yang terlanjur mempercayakan sepenuh hatinya demi si bajingan, haha. Karena cinta, b...